CATL Memberikan Komitmen US$4,4 Miliar untuk Memperluas Bisnis Pertambangan

Sumber gambar:
Contemporary Amperex Technology (CATL), salah satu produsen baterai terbesar di dunia, melangkah lebih jauh ke sektor pertambangan dengan rencana untuk berinvestasi sekitar US$4,4 miliar pada anak perusahaan baru yang berfokus pada penyediaan bahan baku utama untuk produksi baterai.
Cabang pertambangan perusahaan ini akan bertanggung jawab atas aktivitas mulai dari eksplorasi mineral hingga pemrosesan dan penjualan produk kimia. Hal ini juga akan menyatukan kepentingan sumber daya CATL yang ada sambil mencari peluang baru baik di Tiongkok maupun di luar negeri.
Naiknya Harga Logam Dorong Produsen ke Hulu
Waktu perpindahan ini terkait erat dengan pengetatan pasokan logam baterai. Harga litium telah melonjak selama setahun terakhir, dan pasar nikel dan kobalt juga mengalami tekanan akibat kebijakan ekspor di negara-negara produsen utama.
Bagi pembuat baterai, hal ini berdampak pada biaya yang lebih tinggi dan ketidakpastian pasokan yang lebih besar. Respons CATL adalah dengan mengambil peran yang lebih langsung dalam pengadaan bahan baku, daripada terlalu bergantung pada pemasok eksternal.
Pergeseran ini menyoroti peningkatan investasi produsen pada aset pertambangan untuk mengamankan akses jangka panjang terhadap input penting.
Membangun Aset Lithium yang Ada
CATL tidak memulai dari awal. Perusahaan tersebut telah memiliki aset litium di Tiongkok, termasuk tambang lepidolit Jianxiawo di provinsi Jiangxi. Operasi tersebut tidak aktif sejak tahun lalu karena masalah perizinan, sehingga mengingatkan bahwa penambangan mempunyai tantangan tersendiri.
Meski begitu, CATL terus meningkatkan paparannya terhadap material hulu, menambah kepemilikan dan jaringan pasokan litium, nikel, dan sumber daya terkait baterai lainnya. Anak perusahaan baru ini diharapkan dapat memberikan upaya yang lebih terstruktur dan terarah.
Penambangan Menjadi Prioritas Strategis
Investasi ini menandai perubahan nyata dalam cara CATL memandang perannya dalam rantai pasokan. Pengendalian atas bahan mentah menjadi sama pentingnya dengan teknologi baterai, terutama karena permintaan terus meningkat.
Kendaraan listrik masih menjadi pendorong utama, namun bukan lagi satu-satunya. Sistem penyimpanan energi berkembang dengan cepat, sehingga menambah lapisan permintaan untuk kelompok mineral yang sama. Akibatnya, persaingan untuk mendapatkan simpanan berkualitas semakin ketat.
Rencana Ekspansi Penghasilan Kembali yang Kuat
Kinerja keuangan CATL baru-baru ini mendukung rencana ekspansi pertambangannya. Perusahaan melaporkan hasil yang kuat pada tahun 2025, dengan laba bersih sekitar US$10 miliar, meningkat 42% dari tahun sebelumnya.
Dalam dua bulan pertama tahun 2026, pangsa pasar baterai kendaraan listrik global meningkat menjadi 42,1%, sementara pengiriman baterai meningkat 13,7% dibandingkan tahun lalu. Hasil ini mendukung investasi lebih lanjut dalam aktivitas pertambangannya.
Membawa Pengalaman Penambangan
Untuk mendukung ekspansinya, CATL telah menunjuk Chen Jinghe, seorang veteran di sektor sumber daya yang membantu menjadikan Zijin Mining menjadi pemain global utama, sebagai penasihat. Keterlibatannya menunjukkan bahwa perusahaan tersebut serius dalam memenuhi tuntutan teknis dan operasional pertambangan.
Dinamika Baru bagi Industri Pertambangan
Dorongan CATL ke hulu adalah bagian dari tren yang membentuk kembali sektor pertambangan. Perusahaan baterai dan otomotif bukan lagi sekadar pelanggan. Mereka menjadi investor dan, dalam beberapa kasus, menjadi pesaing aset mineral.
Pergeseran ini berpotensi mengubah cara proyek didanai dan dikembangkan, khususnya untuk simpanan yang terkait dengan transisi energi. Seiring dengan meningkatnya permintaan logam baterai, peran perusahaan pertambangan dan produsen semakin saling terkait.

