Kapal Geomarin III Survei Cekungan Migas di Bone Sulawesi •
Kapal Geomarin III saat sandar di Dermaga Muara Jati, Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat. (Badan Geologi, Kementerian ESDM)
Cirebon, – Kapal Geomarin III kembali berlayar untuk melakukan pekerjaan survei dan pemetaan geologi kelautan di lepas pantai (offshore) Bone Sulawesi. Kapal ini disewa oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) untuk mendukung pekerjaan swakelola akuisisi data survei geokimia macroseepage selama kurang lebih 48 hari.
Sekretaris Badan Geologi Siti Sumilah Rita Susilawati melepas keberangkatan kapal Geomarin III dan Tim Survei Badan Layanan Umum Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan (BLU BBSPGL) Badan Geologi, Kementerian ESDM, dilepas dengan PHE beserta seluruh kru kapal, Minggu pagi (16/7). Acara pelepasan berlangsung di Dermaga Muara Jati, Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat.
“Pekerjaan survei ini bekerja sama dengan mitra utama kami, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Ini merupakan kebanggan bagi kami BLU BBSPGL Badan Geologi Kementerian ESDM dapat memberikan pelayanan jasa survei untuk mendukung pelaksanaan tugas Pertamina Hulu Energi dalam survei potensi minyak dan gas bumi di wilayah perairan Indonesia,” ujar Rita.
Kepala BBSPGL Badan Geologi, P. Hadi Wijaya, menjelaskan pekerjaan Swakelola Akuisisi Survei Geokimia Microseepage Offshore Bone ini merupakan bentuk kerjasama dan Pelayanan jasa Geologi Kelautan BLU BBSPGL kepada PHE. Pekerjaan survei kali ini adalah pekerjaan kedua BLU BBSPGL dengan PHE.
“Tahun 2019, kami pernah melaksanakan pekerjaan jasa survei geokimia migas di perairan Matindok. Pekerjaan survei PHE ini adalah pekerjaan survei kedua dengan kapal Geomarin III di tahun 2023 dan kan menjadi tahun pencapaian kinerja dengan pendapatan tertinggi BLU BBSPGL dari tahun-tahun sebelumnya,”ungkap Hadi.
Layanan Jasa Pekerjaan Survei ini telah dipersiapkan dengan baik setelah Kapal Geomarin III selesai melayani pekerjaan survei BLU sebelumnya dengan PT BSI mendukung kegiatan PT Freeport Indonesia di Perairan Timika Papua.
Kapal Geomarin III merupakan kapal survei milik BBSPGL Badan Geologi Kementerian ESDM. Kapal survei canggih buatan PT PAL Indonesia (Persero) ini mulai beroperasi tahun 2008 dan hampir 13 tahun telah mengarungi samudera dari perairan Sabang hingga Merauke.
Kapal survei canggih dengan panjang 61,70 meter dan lebar 12 meter ini merupakan multipurpose vessel yang dapat dimanfaatkan untuk pemetaan hidrografi, oseanografi, geologi, maupun geofisika. Kapal ini dilengkapi dengan fasilitas Dynamic Positioning System (DPS)/DP-1, yaitu sistem manuver pergerakan relatif terhadap gerakan sensor bawah laut saat pengoperasian Remotely Operated Vehicle (ROV), dan posisi diam absolut saat pengambilan contoh dasar laut, pengukuran arus dan gelombang laut.
Kapal Geomarin III juga memiliki alat marine gravitymeter, yang hanya satu-satunya di Indonesia.
