Kolaborasi Serikat Pekerja dan Direksi PLN untuk Membangun Negeri •
Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor (ketiga dari kiri), didampingi Ketua Umum SP PLN, M. Abrar Ali (keempat dari kiri), dan pengurus SP PLN usai membuka Rakernas SP PLN tahun 2024, Rabu (3/7).
Jakarta, – Serikat Pekerja PT PLN (Persero) menegaskan penting dan perlunya dukungan dari Pemerintah untuk mengoptimalkan kinerja PLN demi kepentingan masyarakat dan kemajuan negara. SP PLN pun minta agar Pemerintah berpihak kepada PLN karena statusnya sebagai perusahaan milik negara.
”Jangan biarkan kami sendiri, PLN bukan perusahaan swasta, PLN merupakan Milik Negara jadi Pengelola Negara (Pemerintah) harus berpihak kepada PLN dan sudah sampai ke Tim Presiden dengan tidak mendukung Power Wheeling,” ungkap Ketua Umum SP PLN, M. Abrar Ali, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SP PLN Tahun 2024, Kamis (4/7).
Rakernas SP PLN ini digelar selama dua hari, pada 3-4 Juli 2024. Tema yang diusung kali ini adalah “Mengawal Visi Energi Berkelanjutan dan Berkeadilan Sosial dengan Semangat Kolaborasi antara SP PLN dan Direksi PT PLN (Persero).”
Menurut Abrar Ali, acara ini merupakan bentuk kolaborasi yang erat antara SP PLN dan Direksi PLN dalam menghadirkan berbagai perspektif untuk memajukan tujuan bersama perusahaan di bidang energi yang berkelanjutan dan keadilan sosial. Melalui forum ini, SP PLN berharap akan terus terjalin dialog yang produktif dan solutif untuk memperkuat posisi PLN sebagai pelaku utama dalam sektor energi nasional yang bertanggung jawab dan berorientasi pada keberlanjutan.
Dalam penyelenggaraan selama dua hari tersebut, ada dua sesi sharing session utama, yakni “Proud to be Safety Inspector Save Human Save Corporate” oleh EVP K3L PLN, Doddy B. Pangaribuan, dan sesi Sharing Session “Managed Care” oleh EVP PLN, Yan HC Suparyanto.
“Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan komitmen Serikat Pekerja PLN dalam mendukung visi perusahaan untuk energi yang berkelanjutan dan berkeadilan sosial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari semangat kolaborasi antara SP PLN dan Direksi PLN dalam mencapai tujuan bersama,” jelas Abrar Ali.
Dia juga menyampaikan bahwa SP PLN setelah Deklarasi Hari Listrik Nasional Tahun 2023 lalu dalam mewujudkan Satu SP Satu PLN hingga hari ini telah terbentuk 7 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (KDPD) dari Anak Perusahaan.
“Setelah Deklarasi Hari Listrik Nasional Tahun 2023 pada tanggal 27 Oktober 2023 terkait Satu SP Satu PLN hingga sekarang telah bergabung bersama kita KDPD dari PLN Batam, PLN E, Haleyora Power, Haleyora Power Indo, Nusa Daya, Nusantara Power dan Indonesia Power,” ungkap Abrar Ali.
Kolaborasi Optimal
Rakernas dibuka oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, Rabu (3/7). Dalam sambutan pembukanya, Afriansyah berpesan agar kegiatan ini dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan berkolaborasi secara optimal antara SP PLN dengan Direksi PLN untuk mendukung Indonesia lebih baik.
”Rakernas tentunya bagian dari program agenda sebuah organisasi. Dalam pelaksanaannya, Rakernas ini bisa merumuskan apa yang menjadi program dan target jangka pendek hingga panjang sesuai dengan temanya yang luar biasa agar dapat memberikan manfaat bersama dari kolaborasi SP PLN dengan jajaran direksi PLN untuk membangun kekuatan keekonomian negeri ini,” tegas Afriansyah Noor.
Sementara Direktur Legal and Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menekankan bahwa PLN memainkan peran penting dalam menghadapi tantangan transisi global menuju energi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Terkait dengan tema Rakernas, PLN Sebagai tulang punggung dan sekaligus jantung Indonesia tidak berada di ruang hampa, PLN berada dari suatu ekosistem baik dari bagian Republlik ini atau bagian dari komunitas global khususnya dalam menghadapi transisi global yang akan datang cepat atau lambat,” ujar Yusuf.
