EPN Garap PLTS Atap di Pabrik Astra Daihatsu Motor •
Proses penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Energia Prima Nusantara dan Astra Daihatsu Motor terkait pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di sejumlah fasilitas produksi Astra Daihatsu Motor.
Jakarta, – PT Energia Prima Nusantara (EPN), anak usaha dari PT United Tractors Tbk., dipercaya untuk memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di pabrik Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan total kapasitas 8,2 MWp. Pemanfaatan energi terbarukan ini diyakini bakal mengurangi emisi karbon sekitar 8.500 ton CO2 per tahun dan setara dengan menanam 300.000 pohon.
Kerja sama EPN dengan ADM ini dituangkan dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani di kantor pusat ADM, Jakarta, Senin (29/7). Kolaborasi ini menunjukkan komitmen EPN untuk terus berinovasi dalam menyediakan solusi energi terbarukan yang berkelanjutan.
“Kami percaya melalui kerja sama ini akan memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” ujar Direktur Pengembangan Bisnis EPN, Achmad Rizal Roesindrawan, dalam siaran pers yang diperoleh PETROMINER, Rabu (7/8).
Menurut Achmad Rizal, kerja sama ini merupakan sebuah wujud nyata komitmen Perusahaan untuk mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia. Kerja sama yang terjalin ini bukan hanya sebuah kemajuan teknologi, tetapi juga warisan bagi generasi mendatang.
Dia juga menegaskan bahwa proyek PLTS atap ini menandai kepercayaan besar yang diberikan oleh ADM kepada EPN. Terdapat tiga fase yang akan dilakukan dalam pemasangan PLTS Atap. Pada fase pertama dengan pemasangan berkapasitas 63 kWp. Kemudian, di fase kedua dengan kapasitas 1,2 MWp. Dan yang terakhir pada fase ketiga dengan kapasitas 3,2 MWp.
“Proyek ekspansi PLTS Atap ini memiliki total kapasitas 8,2 MWp. Diperkirakan proyek ini dapat menghasilkan 10 GWh energi listrik per tahun dan mengurangi emisi karbon sekitar 8.500 ton CO2 per tahun dan setara dengan menanam 300.000 pohon,” jelas Achmad Rizal.
Sementara Presiden Direktur ADM, Yasushi Kyoda, menjelaskan proyek ini akan dilaksanakan di beberapa fasilitas ADM Karawang. Yakni Karawang Assembling Plant 2 dengan kapasitas 3,019 MWp, Karawang Assembling Plant 1 yang diperluas dengan kapasitas 2,988 MWp, Karawang Engine Plant yang diperluas dengan kapasitas 1,765 MWp, dan Karawang Casting Plant yang diperluas dengan kapasitas 0,5 MWp.
“Semua instalasi ini diharapkan selesai antara Desember 2024 dan Februari 2025,” ungkap Yasushi Kyoda.
Dia menegaskan, implementasi panel surya di fasilitas pabrik ADM merupakan bukti konkret dalam pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan. Ini adalah bagian dari komitmen ADM untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung tujuan perusahaan dalam mencapai netralitas karbon.
“Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi positif pada lintas industri khususnya sektor otomotif. Selain itu, dapat mewujudkan masa depan Indonesia lebih baik dengan meningkatkan pasokan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT),” ujar Yasushi Kyoda.
