Armada BEV otomatis EACON memberikan pengurangan biaya & emisi untuk Shougang
Satu tahun setelah mengerahkan truk angkut baterai-listrik otonom di Tambang Bijih Besi Shuichang Grup Shougang, EACON mengatakan solusinya memberikan hasil operasional, keuangan, dan keberlanjutan yang kuat.
Shougang Group adalah perusahaan industri terkemuka dengan operasi baja dan pertambangan yang terdiversifikasi di Tiongkok dan aset internasional termasuk Peru. Sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk memajukan transformasi digital, meningkatkan keselamatan operasional, dan mendorong pembangunan ramah lingkungan dan rendah karbon di seluruh operasi sumber dayanya, Shougang memperkenalkan pengangkutan otonom dan baterai-listrik di proyek Shuichang miliknya.
Sejak menugaskan 10 kendaraan siap pakai pabrik pada akhir tahun 2024 dan menambah 17 kendaraan retrofit pada akhir tahun 2025, Shougang Group melaporkan bahwa armada tersebut telah menempuh perjalanan lebih dari 350.000 km dan mengangkut lebih dari 11 juta ton material, menunjukkan kinerja produksi yang sebanding dengan, dan seringkali melebihi, operasi berawak tradisional. Pada periode yang sama, Grup menyatakan bahwa penerapan tersebut mencapai pemulihan energi sebesar 386.000 kWh melalui pengereman regeneratif, setara dengan pengurangan 185 ton emisi CO₂.
Shougang Group lebih lanjut menegaskan bahwa pengerahan tersebut telah “membangun paradigma pembangunan baru mengenai keselamatan, efisiensi, keberlanjutan, dan ekonomi,” seraya menambahkan bahwa armada baterai-listrik otonom memberikan “pengalaman praktis yang berharga untuk mendorong transformasi ramah lingkungan dan rendah karbon di sektor pertambangan.”
“Pengangkutan baterai-listrik menjadi jalur penting bagi para penambang yang ingin mengurangi emisi tanpa mengorbankan produktivitas,” kata Lei Zhang, Ketua EACON. “Proyek ini menunjukkan bahwa ketika elektrifikasi dipadukan dengan otonomi yang matang, operasional dapat mencapai biaya operasional yang lebih rendah, lingkungan kerja yang lebih aman, dan pengurangan karbon yang terukur, sambil mempertahankan kinerja produksi yang tinggi.”
Elemen inti dari solusi pengangkutan otonom EACON adalah integrasi otonomi yang cerdas dengan powertrain baterai-listrik. Dengan memanfaatkan sistem persepsi canggih, truk ini terus memantau lingkungannya dan secara proaktif merencanakan lintasan dan kecepatan. Dikombinasikan dengan kemampuan pengereman regeneratif dari powertrain baterai-listrik, pendekatan ini memaksimalkan pemulihan energi, mengurangi pengereman mekanis, dan mendukung pengoperasian yang lebih aman. Hasilnya, penggunaan pengereman mekanis turun sebesar 70%, masa pakai bantalan rem meningkat lebih dari 300%, dan biaya suku cadang tahunan berkurang sekitar US$5.500. Biaya bahan bakar dan tenaga kerja juga telah berkurang lebih dari US$2,2 juta per tahun. Hasil yang baik ini mendorong Shougang Group untuk memperluas kemitraannya dengan EACON, dengan mengerahkan truk baterai-listrik otonom di proyek bijih besi Dashihe pada tahun 2025, menciptakan armada gabungan yang terdiri lebih dari 40 BEV otonom yang beroperasi di kedua lokasi.
Saat ini, dari lebih dari 2.300 truk otonom yang dikerahkan EACON, 27% di antaranya adalah truk bertenaga baterai, yang mencerminkan meningkatnya permintaan industri terhadap solusi pertambangan rendah emisi. Ketika para penambang semakin memprioritaskan keberlanjutan tanpa mengorbankan produktivitas, EACON terus memperluas penerapan BEV otonomnya untuk membantu operasi di seluruh dunia mencapai pengangkutan yang lebih aman, bersih, dan efisien.

