Hari Pelaut Sedunia, Ini Apresiasi PIS kepada Pelaut •
Awak kapal MT Gede, salah satu kapal milik PIS yang melayani angkutan produk energi di rute mancanegara.
Jakarta, – PT Pertamina International Shipping (PIS) berkomitmen untuk memprioritaskan program keselamatan dan kesejahteraan pelaut. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang maritim, Subholding Integrated Marine Logistics PT Pertamina (Persero) ini pun menyadari bahwa awak kapal berperan penting dalam keseluruhan operasional perusahaan.
“Di tengah laju produktivitas perusahaan yang terus meningkat, kami terus mencanangkan program keselamatan dan kesejahteraan pelaut sebagai prioritas. Hal ini terlihat dari catatan zero fatality untuk awal kapal PIS dan 40,5 juta jam kerja aman,” ungkap Direktur Utama PIS, Yoko Firnandi, dalam acara perayaan Hari Pelaut Sedunia di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Selasa (25/6).
Yoki menegaskan pencanangan program keselamatan dan kesejateraan pelaut sebagai prioritas sebagai salah satu bentuk apresiasi PIS kepada para pelaut Indonesia. Apalagi, hingga saat ini, PIS memiliki sekitar 5.300 pelaut yang bekerja dengan dedikasi tinggi
Tidak hanya mendorong lahirnya pelaut-pelaut Indonesia yang handal, PIS juga terus berperan dalam mengharumkan industri kelautan Indonesia di kancah global. Sebagai pemain utama di sektor logistik energi di Asia Tenggara, PIS terus melakukan ekspansi bisnis di pasar regional maupun global.
Menurutnya, ekspansi tersebut dilakukan dengan merambah 50 rute global dan membuka kantor cabang di Singapura dan Dubai. Sejalan dengan ekspansi tersebut, PIS juga sukses mencetak laba sebesar US$ 330 juta, atau naik 60,94 persen dari tahun sebelumnya.
“Dengan visi tersebut, kami bertekad membawa nama Indonesia sebagai pemain utama industri maritim global,” ujar Yoki.
Dalam kesempatan itu, Yoki juga menyampaikan harapannya bagi industri maritim Indonesia ke depan. Dia menegaskan, PIS akan terus berupaya untuk melanjutkan kinerja yang kuat dan konsisten sehingga dapat bersaing di tingkat global.
“Salah satunya dengan menawarkan solusi layanan yang kompetitif kepada pelanggan di luar Pertamina Group, sehingga memperluas jangkauan dan dampaknya di pasar,” jelasnya.
Seluruh upaya itu sejalan dengan tujuan kami untuk hadir sebagai pemain utama di industri perkapalan dan logistik energi tidak hanya di regional, namun juga di tingkat global. Selain itu, kinerja PIS di industri maritim akan dapat berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia dan mewujudkan ketahanan energi nasional.
Sebagai urat nadi virtual energi, PIS tercatat telah mengangkut sebanyak 161 miliar liter minyak, produk BBM, dan LPG yang didistribusikan ke seluruh negeri maupun mancanegara. Capaian ini merupakan bentuk komitmennya untuk memenuhi permintaan pasar serta memenuhi mandat untuk ketahanan energi nasional.
Sejalan dengan itu, PIS senantiasa fokus pada aspek peremajaan, ekspansi, dan kepatuhan armada yang menjadi salah satu kunci operasional perusahaan. Penguatan armada akan terus dilanjutkan sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi pemain global di industri perkapalan dan logistik energi.
