Kuartal II-2023, Nilai kontrak Migas Dunia Naik 60 Persen •
Proyek North Field East (NFE). Ini merupakan perluasan dari North Field, lapangan gas alam tunggal non-associated terbesar di dunia yang berlokasi di lepas pantai timur laut semenanjung Qatar.
Jakarta, – Perusahaan data dan analitik Globaldata mengungkapkan adanya kenaikan secara signifikan nilai kontrak di industri minyak dan gas (migas) dunia selama kuartal II tahun 2023. Kenaikan sebesar 60 persen tersebut terutama didorong oleh kontrak besar untuk proyek LNG Qatar’s North Field South (NFS).
Dalam laporan terbarunya berjudul “Oil and Gas Industry Contracts Analytics by Sector (Upstream, Midstream and Downstream), Region, Planned and Awarded Contracts and Top Contractors, Q1 2023,” GlobalData menunjukkan bahwa keseluruhan nilai kontrak meningkat dari US$ 35,4 miliar pada kuartal I-2023 menjadi US$ 56,7 miliar pada kuartal II-2023. Namun sebaliknya, volume kontrak justru mengalami penurunan, dari 1.625 kontrak pada kuartal I-2023 menjadi 1.256 kontrak pada kuartal II-2023.
“Peningkatan nilai yang besar disebabkan oleh proyek patungan Technip Energies dan Consolidated Contractors Company (CCC) senilai US$ 10 miliar untuk pekerjaan engineering, procurement, construction and commissioning (EPCC) Proyek LNG North Field South (NFS) dengan kapasitas 16 juta ton per tahun di Qatar,” ujar Analis Minyak dan Gas GlobalData, Pritam Kad, dalam pernyataan tertulis yang diterima PETROMINER, Senin (14/8).
Lingkup Operasi dan Pemeliharaan (O&M) memegang pangsa 54 persen dari total kontrak pada kuartal II-2023, diikuti oleh lingkup pengadaan sebesar 18 persen, dan kontrak dengan berbagai cakupan, seperti konstruksi, desain dan rekayasa, instalasi, O&M, dan pengadaan, menyumbang 11 persen.
Beberapa kontrak penting lainnya selama kuartal II-2023 tersebut termasuk dua kontrak turn-key lump-sum Hyundai E&C senilai US$ 5 miliar dari Saudi Aramco dan TotalEnergies. Kontrak ini mencakup desain detail EPC untuk mixed feed cracker (MFC), dan utilitas, suar, serta fasilitas interkoneksi di perluasan fasilitas petrokimia Amiral di Kota Industri Jubail, Arab Saudi.
Anak perusahaan Maire Tecnimont juga mendapatkan dua kontrak turn-key lump-sum senilai US$ 2 miliar dari Saudi Aramco dan TotalEnergies untuk unit turunan EPC dan unit high-density polyethylene (HDPE) untuk ekspansi Amiral.
