Sumber daya mineral Greenland mengalihkan perhatian Trump
Presiden AS Donald Trump telah mengalihkan fokusnya pada sumber daya mineral Greenland menyusul operasi baru-baru ini di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Trump telah lama mempertimbangkan Greenland, sebuah aset strategis karena mineral penting dan posisi geografisnya di Arktik, sebuah wilayah di mana Rusia dan Tiongkok memperluas pengaruhnya, demikian yang dilaporkan. Bloomberg.
Temukan Pemasaran B2B yang Berkinerja
Menggabungkan kecerdasan bisnis dan keunggulan editorial untuk menjangkau para profesional yang terlibat di 36 platform media terkemuka.
Cari tahu lebih lanjut
Greenland berperan penting selama Perang Dunia Kedua dan Perang Dingin, dan saat ini menjadi tuan rumah radar pertahanan rudal AS.
Ketertarikan terhadap Greenland bukanlah hal baru, karena mantan presiden Harry Truman berusaha membelinya pada tahun 1946 seharga $100 juta dalam bentuk emas, meskipun Denmark menolaknya.
Pemerintahan Trump dilaporkan mempertimbangkan untuk mengakuisisi Greenland sebagai langkah keamanan nasional, meskipun Denmark sangat menentang tindakan tersebut.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen telah memperingatkan bahwa segala upaya untuk merebut Greenland dapat sangat merusak aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Meskipun Gedung Putih tidak menolak opsi militer, terdapat pernyataan kontradiktif dari para pejabat AS mengenai niatnya terhadap Greenland.
Jeff Landry, utusan khusus Trump untuk Greenland, dikutip oleh Bloomberg seperti yang dikatakan pada CNBC bahwa presiden belum siap untuk merebut wilayah tersebut.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memberi tahu Kongres bahwa pembelian Greenland tetap menjadi tujuan, bukan sebuah invasi.
Rubio diperkirakan akan bertemu dengan para pejabat di Denmark minggu depan, kata Bloomberg.
Di Kongres, reaksi beragam di antara anggota parlemen Partai Republik mengenai potensi aneksasi Greenland.
Beberapa pihak menyatakan penolakannya terhadap tindakan tegas apa pun, sementara yang lain meragukan kemungkinan upaya tersebut dilakukan.
Senator Partai Republik dari Louisiana, John Kennedy, mengatakan: “Menyerang Greenland adalah tindakan bodoh dalam hal senjata. Presiden Trump tidak bodoh dalam hal senjata. Begitu pula dengan Marco Rubio.”

