SUNI Tebar Dividen Rp 11 Miliar, Ini Jadwalnya •
(kiri ke kanan) Direktur Keuangan SUNI Freddy Soejandy, Direktur Utama Willy Johan Chandra, Komisaris Independen Harry Wiguna, dan Direktur Operasional Bambang Prihandono.
Jakarta, – Pemegang saham PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI IJ) telah menyetujui penggunaan laba bersih untuk dividen tunai kepada para pemegang saham yaitu sebesar Rp 11 miliar atau 10,91 persen dari laba bersih Tahun Buku 2023. Sementara sisanya sebesar Rp 89,9 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan.
Persetujuan ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 yang digelar, Rabu (12/06). RUPST ini dihadiri oleh direksi, dewan komisaris, mitra strategis serta para pemegang saham SUNI.
Direktur Utama SUNI, Willy Chandra, mengatakan RUPST juga menyoroti hasil kinerja keuangan dan produksi Perusahaan yang positif. Hal tersebut dibuktikan dengan pencapaian laba bersih hingga akhir tahun 2023 sebesar Rp 100,9 miliar. Laba bersih ini mencapai 112,3 persen target tahun 2023.
“Pertumbuhan laba bersih ini ditopang oleh kenaikan pendapatan usaha,” ungkap Willy dalam jumpa pers usai RUPST.
Hingga akhir tahun 2023, SUNI berhasil mencatatkan pendapatan usaha Rp 762,4 miliar, atau tumbuh 41,1 persen dari tahun sebelumnya. Pendapatan usaha dari segmen penjualan sebesar Rp 759,1 miliar atau meningkat 46,7 persen.
“Pendapatan usaha meningkat secara signifikan sejalan dengan pertumbuhan volume penjualan OCTG tubing dan casing yang tumbuh masing-masing sebesar 10,5 persen dan 304,7 persen,” paparnya.
Dalam RUPST, SUNI juga resmi mengangkat Freddy Soejandy sebagai Direktur Keuangan. Penambahan jajaran pengurus ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja SUNI sebagai perusahaan pendukung industri migas di Indonesia.
“Kehadiran direksi baru Perseroan diharapkan memberikan nuansa dan sinergi baru untuk mewujudkan visi misi Perseroan, sehingga akan mengantarkan SUNI menjadi lebih tangguh dalam menghadapi tantangan di masa depan, khususnya dalam mendukung pemerintah mencapai target produksi minyak 1 juta barel per hari di tahun 2030,” kata Willy.
Sementara untuk pembayaran dividen, SUNI telah menyusun jadwalnya sebagai berikut:
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 24 Juni 2024
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 25 Juni 2024
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 26 Juni 2024
- Recording Date Daftar Pemegang Saham yang berhak atas dividen: 26 Juni 2024
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 27 Juni 2024
- Pembayaran Dividen: 12 Juli 2024.
