Vincent Saputra Diangkat jadi Dirut RMKE •
Vincent Saputra (kedua dari kanan) telah disahkan menjadi Direktur Utama PT RMK Energy Tbk (RMKE) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan, Selasa (5/12).
Jakarta, – Para pemegang saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) telah menyetujui pengangkatan Vincent Saputra sebagai Direktur Utama dan Sugiyanto Tjoa sebagai Direksi.dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan, Selasa (5/12). Selain perubahan susunan anggota dewan komisaris dan direksi, RUPSLB juga menyetujui perubahan pasal 3 anggaran dasar Perseroan mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usahanya.
“Hari ini, terdapat dua agenda yang diusulkan Perseroan dalam rapat, yaitu persetujuan pergantian Direksi Perseroan, serta perubahan pasal 3 anggaran dasar Perseroan mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usahanya. Kedua usulan tersebut telah disetujui oleh rapat,” ungkap Sekretaris Perusahaan RMKE, Muhtar, usai RUPSLB.
Vincent sebelumnya merupakan Direktur Keuangan RMKE dan Sugiyanto sebelumnya adalah Direktur PT Royaltama Mulia Kencana. Selain mengangkat direksi, RUPSLB juga mengangkat Tony Saputra sebagai Komisaris Utama Perseroan.
“Vincent dan Sugiyanto Tjoa, keduanya merupakan dua talenta yang sangat mumpuni dalam bidangnya, melalui pengalaman yang dimiliki keduanya, Perseroan yakin bahwa keduanya akan mampu memberikan kontribusi yang sangat baik bagi RMKE ke depannya,” jelas Muhtar.
Berikut susunan manajemen dan direksi terbaru:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Tony Saputra
- Komisaris Independen: Frederikus Saud Tamba Tua
- Komisaris Independen: Rokhmad Sunanto
Direksi
- Direktur Utama: Vincent Saputra
- Direktur: William Saputra
- Direktur: Sugiyanto
Sementara dalam agenda kedua, rapat menyetujui perubahan pasal 3 anggaran dasar Perseroan mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usahanya. Maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang: aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya, aktivitas pelayanan kepelabuhanan sungai dan danau dan aktivitas perusahaan holding.
Untuk mendukung aktivitas operasional, saat ini RMKE sedang merampungkan private hauling road yang ditargetkan beroperasi tahun 2024 sehingga dapat meningkatkan volume angkutan batubara dari tambang-tambang pihak ketiga. Dengan selesainya proyek ini, RMKE dapat bersinergi bersama perusahaan afiliasinya RMKO, yang baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia, sehingga dapat memberikan layanan logistik batubara yang terintegrasi dari hulu-hilir.
“Perseroan juga akan mengoptimalkan produksi batubara dari tambang in-house untuk meningkatkan volume penjualan batubara,” ungkap Vincent.
